Wilhelmina Park atau Taman Wilhemina adalah sebuah taman yang berlokasi tepat di depan Gedung S.C.S dan Stasiun Kota Tegal. Penamaan Taman tersebut diambil dari nama seoarang Ratu Belanda yang bernama Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange Nassau.
Ratu Wilhelmina memerintah Belanda selama lebih dari 50 tahun (1890 – 1948) lebih lama dari pada penguasa monarki kerajaan Belanda lainnya. Masa kekuasaannya menjadi saksi beberapa titik perubahan di Belanda dan sejarah dunia Perang Dunia 1 dan Perang Dunia 2, krisis ekonomi tahun 1933 dan juga kejatuhan Belanda sebagai penguasa kolonial.
Pada saat kepemimpinan Ratu Wilhelmina hampir seluruh tempat yang dianggap penting seperti diwajibkan menyematkan nama “WILHELMINA”. Seperti taman, terowongan kereta api, stasiun kereta api, dan lain lain.
Tak terkecuali di Kota Tegal, de Wilhelmina Park dulunya adalah sebuah taman cantik yang dijadikan tempat para berkumpulnya orang – orang Eropa yang ingin menikmati sore atau akhir pekan di sekitar Stasiun Tegal dan Gedung SCS.
Ada hal yang menarik pula di Wilhelima Park, berdiri sebuah tugu beranak tangga 5 buah, tugu tersebut diberi nama Tugu Pancasila. Kemudian Tegal berhasil mengusir para penjajah termasuk Belanda, maka dibangunlah sebuah tugu peringatan yang bernama Tugu Pancasila, dan nama jalan di kawasan bekas Wilhelmina Park bernama Jalan Pancasila dan nama Wilhelmina Park pun juga diganti menjadi Taman Pancasila.
Wilhelmina Park atawa Taman Wilhelmina kuwe pekarangan sing ana neng ngarepe bangunan S.C.S karo stasiun. Aran Wilhelmina dijukut saking arane Ratu Belanda ‘Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange Nassau’ sing mimpin kurang luwih 50 tahun (1890-1948), luwih suwe saking pemimpin liane.
Pas jamanne dadi bukti perubahanne Belanda karo sejarah Perang Dunia 1, Perang Dunia 2, Krisis Ekonomi 1933, sampe Belanda dadi penguasa kolonial. Jaman pimpinane Ratu Wilhelmina kabeh panggonan sing dianggep penting wajib nganggo nama “Wilhelmina”. Kaya taman, terowongan sepur, stasiun garo liyane.
Salah sijine neng Kota Tegal, de Wilhelmina Park maune pekarangan apik sing didadekna panggonan kumpule uwong-uwong Eropa sing pengin nyante sore atawa pas dina minggu neng sekitare stasiun karo gedung S.C.S. Sing paling apik saking Wilhelmina Prak kuwe ngadeg tugu sing undaganne ana 5.
Terus wong Tegal wis bisa ngusir penjajah kaya Belanda, akhire tugu kuwe didadekna tugu peringatan sing arane tugu pancasila, dalan bekase Wilhelmina Park diarani Jalan Pancasila terus saiki Wilhelmina Park diganti aran dadi Taman Pancasila.
Seiring dengan perkembangan teknologi internet yang semakin pesat, masyarakat cenderung lebih tertarik pada media digital. Hal ini menyebabkan menurunnya minat masyarakat dalam mempelajari sejarah bangunan yang ada di Kota Tegal. Oleh karena itu memberikan ruang kepada kami untuk memanfaatkan media digital sebagai upaya memperkenalkan/melestarikan bangunan bersejarah di Kota Tegal. Informasi digital ini kami buat untuk memenuhi tugas mata kuliah Projek Kepemimpinan Universitas Pancasakti Tegal.


No comments:
Post a Comment